Ramalan Shio Babi


http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT7FdMQmvgv4q6e5TphG2vdnQMaKIcIMYkVi2z3oxnTC8DcbgDvDinvgw
Ramalan Shio Babi
Kelahiran Tahun

1911 | 1923 | 1935 | 1947 | 1959 | 1971 | 1983 | 1995 | 2007 | 2020

Jam Babi: 21.00 - 22.59

Babi adalah lambang kejujuran, kesederhanaan dan keuletan yang luar biasa. Gagah dan kuat, Babi akan mengabdikan dirinya pada tugas-tugas yang menjadi bagiannya dengan sekuat tenaga dan dapat diandalkan untuk menyelesaikannya. Namun, dia adalah manusia paling wajar yang pernah Anda temui. Warga shio ini populer dan banyak dicari orang, karena sebagaimana juga Kambing dan Kelinci, Babi ingin mewujudkan keharmonisan antar sesama.
Babi yang setia dan bijak mudah sekali membina persahabatan yang langgeng dan bermanfaat. Dia gemar pada segala macam bentuk pertemuan, gemar menyelenggarakan pesta-pesta dan menjadi tuan rumah perayaan-perayaan, juga senang menggabungkan diri dengan klub-klub dan segala macam perkumpulan. Dia membenci perdebatan dan pertengkaran mulut dan mampu menciptakan suasana yang membuat semua orang merasa santai.
Kepercayaan orang terhadap dirinya dan ketulusannya merupakan kelebihannya yang utama. Babi yang baik hati jarang memiliki maksud tersembunyi. Tetapi toh, kadang dia bisa terlalu ramah dan sok akrab, dan dia juga berharap orang lain dapat mentolerir kelemahannya. Kepolosan dan keluguannya juga menjadikanya sebagai mangsa favorit para penipu. Sudah jadi rahasia umum, Babi dan duitnya gampang dipisahkan. Babi yang terlalu murah hati sebaiknya minta pendapat orang yang lebih obyektif sebelum sebelum mengeluarkan dompetnya.
Walaupun warga shio ini dapat dikatakan materialistis, namun toh dia gemar membagi-bagikan apa yang dimilikinya. Lebih banyak yang diberikannya, lebih banyak pula yang didapatnya. Sifatnya yang tidak mementingkan diri sendiri dan suka bergaul menjadikannya selalu dikelilingi oleh lingkaran teman yang semakin meluas, yang diperkenankan mengambil manfaat sepuas-puasnya dari dirinya.
Namun, Babi juga lekat terhadap pepatah "Milikku adalah milik Anda juga, dan milik Anda adalah milikku juga." Jika kebetulan kawan Anda yang bershio Babi datang bertandang ke rumah, maka tanpa malu-malu dia akan melahap makanan Anda, mencobai baju Anda, perangkat golf Anda, kamera model terakhir Anda, mobil terbaru Anda dengan gaya yang santai. Bila Anda melarangnya berbuat begitu maka dia akan menanggapinya dengan rasa tidak percaya dan hatinya akan terluka. Dia takkan bisa memahami ataupun menerima pikiran orang yang mau menang sendiri.
Sebagai makhluk yang benar-benar menikmati hal-hal yang duniawi, Babi memiliki nafsu besar. Namun, jika dia tidak pandai-pandai mengawasi seleranya yang kuat dan tidak mampu menerapkan kontrol diri, Babi bisa terlalu mudah dimanfaatkan oleh orang-orang yang tahu bagiamana menggunakan kelemahannya. Kecerobohannya dalam mengejar kenikmatan bahkan dapat membuatnya sampai terjerumus ke dalam lembah kebejatan moral, kalau dia terlalu terbawa arus negatifnya.
Sebagai kekasih, Babi yang jujur mencintai dengan segenap hatinya. Dia sangat perhatian terhadapat kebutuhan orang lain dan tak tahu bagaimana menyembunyikan perasaannya. Dalam petualangan asmara, baik warga Babi yang laki-laki maupun perempuan cenderung mengakhirinya sebagai pihak yang terluka. Dia sulit untuk melupakan seseorang yang pernah ia cintai, dan sanggup bertepuk sebelah tangan sampai bertahun-tahun.
Bisa dikatakan, kelemahan utama warga shio ini adalah ketidaksanggupannya buat berkata "Tidak" dengan tegas terhadap dirinya sendiri, keluarganya maupun teman-temannya. Seandainya dia mampu menahan keinginannya untuk berbuat terlau banyak bagi orang lain dan untuk tidak menjanjikan sesuatu yang melebihi kemampuannya, maka kesulitannya akan sangat berkurang.


Warga Babi Dari Indonesia
Rhoma Irama, Rendra, Try Sutrisno, Wiweko Supono, Iwan Tirta, Yenny Rachman, R.M. Koentjaraningrat, Toeti Adhitama, Surono R.
 

  Warga Babi Dari Negara Lain
Ronald Reagan, King Hussein, Woody Allen, Chiang Kai-shek, Henry Kissinger, Fred Astaire, Dalai Lama, Barry Gibb, Ernest Hemingway, C.G. Jung, Alfred Hitchcock, Elton John
 

Komentar

Postingan Populer